K-Pop

Sederet Skenario yang Bisa Menimpa Red Velvet Akibat Kontroversi Irene

0
Red Velvet

Aegyo.id – Beberapa hari terakhir, nama Idol Bae Joo-hyun atau yang dikenal dengan nama Irene tengah tersandung kontroversi. Kontroversi ini berpotensi akan memberikan dampak kepada groupnya, Red Velvet.

Awal mula kontroversi ini dimulai dengan unggahan stylist kenamaan Korea Selatan, Kang Kook Hwa. Ia mengunggah sebuah pesan anonim yang isinya merasa kecewa dan marah karena diperlakukan tidak hormat oleh salah satu idol kenamaan Korea, meski ia tidak menyebutkan secara jelas siapa idol itu.

Setelah menimbulkan spekulasi di khalayak umum, Irene selaku salah satu yang diduga sebagai idol yang merendahkan Kang Kook Hwa itu buka suara. Melalui akun media sosialnya, Irene mengakui bahwa ia adalah orang yang dimaksud dan ia meminta maaf atas perilakunya yang tidak terpuji itu.

Meski sudah meminta maaf, amarah netizen nampaknya tidak padam begitu saja. Hingga saat ini aliran kritikan terus menghampiri Irene.

Karena reaksi yang besar dari para pecinta K-Pop ini, banyak yang menduga bahwa Red Velvet cepat atau lambat akan terdampak kontroversi yang dibuat Irene ini.

Berikut tim Aegyo sajikan beberapa skenario yang berpotensi menimpa Red Velvet akibat kontroversi Irene di bawah ini.

Terhambatnya Aktivitas Group

Red Velvet

Skenario pertama dan sudah terjadi terhadap Red Velvet adalah terhambatnya aktivitas group.

Sebagai informasi, setelah kontroversi ini beredar, salah satu kegiatan Fan Meeting Red Velvet harus dibatalkan. Keikutsertaan mereka dalam salah satu acara penghargaan musik juga ikut dibatalkan.

Ini juga berpotensi menghambat comeback Red Velvet. Pasalnya di tahun 2020 ini, Red Velvet belum melakukan satupun comeback, karena insiden yang menimpa Wendy.

Menurut gosip yang beredar, comeback Red Velvet pada awalnya akan direncanakan di bulan November karena Wendy sekarang sudah pulih, namun kemungkinan besar rencana ini akan batal.

Pemboikotan Red Velvet

Red Velvet

Skenario kedua yang berpotensi menimpa Red Velvet adalah aksi pemboikotan terhadap girl group ini.

Ya, kita semua tahu bahwa Netizen Korea jauh lebih kejam daripada Ibu Tiri. Mereka tidak segan-segan memboikot seorang idol atau idol group akibat kontroversi yang terjadi.

Pemboikotan ini bisa bermacam-macam, seperti memboikot produk-produk yang diendorse Red Velvet atau memboikot acara music, fan meet, konser online dll.

Pemutusan Kerja Sama

Source Image: Etude House

Masih berhubungan dengan skenario kedua, skenario berikutnya yang bisa menimpa Red Velvet karena kontroversi Irene adalah pemutusan kerja sama dengan brand-brand yang mengendorse mereka.

Sebagai informasi, beberapa brand yang mengendorse Irene sudah mulai mundur perlahan. Salah satu yang sudah mengonfirmasi adalah salah satu brand kecantikan Korea, Olive Young yang mengatakan bahwa mereka menghapus semua materi promosi Irene di brand mereka.

Jika aksi boikot terus berlanjut, maka tidak menutup kemungkinan hal yang sama menimpa Red Velvet sebagai sebuah grup. Sebagai informasi, Red Velvet saat ini diendorse beberapa brand besar seperti Etude House, Global Hallyu, The Saem, Skechers, GMarket dll.

Irene Mengundurkan Diri

Source Image: twitter.com/RVsmtown

Skenario keempat yang berpotensi menimpa Red Velvet pasca kontoversi Irene adalah Irene mengundurkan diri dari SM Entertainment dan Red Velvet.

Skenario ini merupakan sesuatu yang lumrah di jagad K-Pop. Di mana jika ada member yang tersandung skandal atau terjerat kontroversi, mereka akan meninggalkan group dan juga agensi mereka jika kontroversi atau skandal mereka tidak kunjung ‘dimaafkan’ publik.

Sejauh ini desas-desus pengunduran diri Irene dari Red Velvet sudah mulai berhembus. Desas-desus itu menyebut bahwa Irene dalam beberapa hari kedepan akan mengundurkan diri dari Red Velvet.

Sejauh ini belum ada informasi atau klarifikasi mengenai rumor ini. Namun para Reveluv tentu berharap Irene akan bertahan di group.

Red Velvet Hiatus

Red Velvet

Skenario kelima yang berpotensi menimpa Red Velvet pasca kontoversi Irene adalah idol group ini akan hiatus untuk beberapa saat atau bahkan selamanya.

Ini berkaca pada ‘kakak’ Red Velvet, yaitu f(x). Di tahun 2015, f(x) ditinggal secara permanen oleh Sully karena ia ingin fokus mengejar karir di bidang akting.

Alhasil setelah merilis album 4 Walls, f(x) hiatus. SM pada saat itu mengatakan bahwa f(x) akan fokus pada kegiatan pribadi, dan ternyata album 4 Walls itu jadi album terakhir f(x).

Mengingat sosok Irene sebagai leader, tentu stabilitas Red Velvet akan goyah jika Irene pergi. Jadi bukan tidak mungkin jika mereka akan hiatus untuk beberapa bulan untuk menemukan ritme baru. Jika gagal, mereka berpotensi menjadi f(x) kedua.

You may also like

More in K-Pop

Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *