K-Pop

Ngobrol Bareng Rian D’Masiv: Cerita Soal Dinotice EXO, Rencana Collabs dan Dukungan untuk Dita Karang

0

Aegyo.id – Hari Minggu (7/6/2020) Aegyo punya sebuah acara besar loh. Kemarin, kami resmi meluncurkan salah satu program terbaru kami bernama Aegyo Meets.

Apa sih Aegyo Meets? Jadi program ini merupakan sebuah talkshow yang kami rancang untuk berbincang-bincang mengenai topik-topik Pop Culture Korea, mulai dari musik, Beauty, Drama dan lain sebagainya.

Nah untuk edisi pertama Aegyo Meets ini, kita dapat kesempatan ngobrol bareng Rian Ekky Pradipta. Kalian familiar dengan nama ini? Ya, Rian adalah vokalis dari salah satu band kenamaan Indonesia, D’Masiv.

Kenapa Rian yang kita ajak untuk ngobrol bareng? Mungkin kalian belum tahu kalau D’Masiv baru-baru ini mengcover salah satu lagunya Suho EXO yang berjudul Let’s Love. Hebatnya, coveran D’Masiv ini sampai dinotice langsung oleh SM Town Korea dan juga EXO-nya sendiri loh.

Nah penasaran kan gimana ceritanya D’Masiv bisa dinotice sama EXO? Yuk simak wawancara kami dengan Rian yang dipandu oleh salah satu anggota team kami, Hasna di bawah ini.

Halo Kak Ria. Pertama Kali Tahu Dengerin K-Pop Kapan sih? Dan dulu lagu K-Pop apa yang pertama kali didengerin?

Jadi tahun 2011 D’Masiv pernah manggung di Korea. Saat itu kita pernah sepanggung dengan beberapa Girl Group waktu itu sama beberapa artis Korea. Waktu itu band yang lagi happening di sana FT ISLAND sama CNBLUE kalau gak salah.

Jadi waktu itu sempet dengerin beberapa lagu-lagunya dan ternyata gak kalah sama musik dari Jepang. Karena jujur aku dulu awalnya lebih banyak dengerin musisi dari Jepang. Pas aku lihat CNBLUE itu juga besar juga di Jepang jadi aku sempet dengerin beberapa lagunya dan ternyata keren.

Mulai ke sini, aku sempet dengerin Kim Bum-Soo, soloist, dia banyak ngisi soundtrack film di tahun 2000-an awal. Sebenarnya kalau aku sendiri dengerin banyak musik, dari Jepang aku dengerin dari Korea dengerin, bahkan sampai Afrika juga aku dengerin.

Nah Kalau sekarang lagi dengerin musik K-Pop apa aja nih?

Kalau sekarang EP-nya Suho (EXO) udah pasti ya. Karena musiknya alternatif banget, gak seperti boy group Korea yang biasa aku dengerin. Ini lebih ngeband dan lebih alternatif.

Jadi ternyata influencenya album ini Coldplay, jadi nyambung banget sama telingaku. Kalau Band sekarang Day6 juga bagus. Menurut aku albumnya Suho itu keren banget maksudnya dari komposisi musiknya, notasi lagunya bagus banget. Jadi gak rugi lah kalau fansnya Suho atau EXO-L beli albumnya karena bagus banget.

Baru-baru ini, D’Masiv mengover lagunya Suho dan dinotice oleh SM Town dan EXO. Kalian sampai dikirimin album sama merchandisenya. Itu gimana sih ceritanya?

Bener. Jadi awalnya kenapa mengcover lagunya Suho EXO itu sempat rame di Twitter. Pas itu kan baru keluar teasernya doang, jadi kata orang-orang intronya itu mengingatkan dengan lagu D’Masiv. Terus akhirnya aku kepo ‘Masa Sih?’ dan pas itu aku dengerin emang vibe-nya mirip banget, ngeband banget tapi bukan artinya ngejiplak ya. Tapi vibenya itu kayak band-band pada umumnya yang aransemennya band.

Dan ternyata setelah aku dengerin memang aransemennya bagus banget, notasinya juga dan akhirnya aku coba kasi challenge ke followers Twitter saat itu dan aku salah kasih challenge ke EXO-L. Pas itu aku bilang dalam tiga hari harus 100 ribu followers, dan gak sampe sehari dong udah langsung 100 ribu (followers). Jadi ternyata aku salah kasih challenge. Harusnya gak 100 ribu, mungkin satu juta kali ya. Tapi ternyata gak sampe satu hari, dan aku kan udah janji dan janji itu harus ditepatin dong.

Nah aku sih pada awalnya takut temen-temen D’Masiv pada gak mau, karena mereka kan cukup kritis soal musik kan dan mereka juga punya seleranya masing-masing. Nah pas aku kasih denger ‘Guys, mau gak ngover lagu ini? Gue lagi bikin challenge dan gak sampai tiga hari udah mencapai target nih. Kalau gue gak bikin cover ini adanya gue bakal dicecer bakal diminta pertanggungjawaban. Jadi ya sebagai laki-laki yang jantan ya harus menepati janjinya.”

Sempet deg-degan pas nawarin ke temen-temen. Pas aku kirim linknya mereka bilang ‘Wah asik nih lagunya, mau’. Gue bilang ‘Serius nih pada mau?’ akhinya kita bikin musiknya memang niat sampai rekaman juga. Dan jujur aku pas nyanyi lagu itu sampe nelpon temenku di Korea jadi aku minta arahan paling gak nyanyinya gak belepotan.

Karena jujur ini aku pertama kali nyanyi lagu Korea dan spelling lagu Korea itu susah, dan spelling Korea itu gak mudah. Gak kayak kita ngomong bahasa Inggirs. Kalau kita gak bisa bahasa Inggris tapi bahasa Inggris kan familiar di kuping, sementara kalau Korea itu ada beberapa penekanan yang gak semua orang bisa. Dan itu jadi tantangan juga sih kemarin. Akhirnya pas take vokal, aku video call sama temenku, terus dia dikasih tahu ‘Ini jangan gini’ ‘Ini jangan gini’ ya gitu gitu lah. Dia jadi ngasih tahu.

Aku denger pas Rian ngecover lagu Suho itu ijin juga sama komposer dan juga ke publishernya juga. Gimana sih ceritanya?

Jadi gini, ini aku juga mau mengedukasi kepada temen-temen bahwa meminta ijin itu penting. Ketika kita mengcover lagu orang, selain minta ijin kita juga harus menulis siapa penyanyi aslinya, dipopulerkan oleh siapa. Karena kebanyakan orang-orang hanya mengcover lagunya doang, mereka gak pernah bahkan lupa mencatumkan nama aslinya dan pencipta lagunya yang asli.

Jadi pencipta lagu itu, karena dia punya hak moral dan hak ekonomi. Hak moral itu saat namanya disebut dan hak ekonomi adalah royaltinya. Jadi memang itu penting banget saat mengocover lagu orang, kita harus minta ijin. Paling tidak saat kita mengcover itu tidak ilegal, sudah diijinkan sama pencipta lagu atau sama publisher lagu tersebut gitu.

Kak Rian udah dinotice sama SM Town, sama EXO sama salah satu member Day6 juga di Twitter. Ada gak sih rencana untuk bikin collabs bareng mereka?

Ya tunggu aja entar kejutannya. Ya kalau Tuhan mengijinkan semua bisa terjadi sih. Ya memang sudah ada respon dari mereka, maksudnya ya mungkin kita mengcover lagu mereka, seperti pas kita ngover lagunya Suho kemarin kan mereka pasti kepo juga soal D’Masiv kan. Mereka tahu D’Masiv itu band seperti apa dan mereka pasti akan cari tahu.

Kebetulan SM Town yang Korea kemarin merespon kita dan memang notice, jadi benar-benar mereka tahu D’Masiv band dari mana, punya berapa album, gitu-gitu. Jadi ya, kita doakan ajalah kalau rejeki ya! Tapi EXO itu membernya kan ada yang Wamil juga, jadi terutama Suho, Suho udah Wamil. Katanya Wamil itu dua tahun kan, jadi kalau ngejar collabs sama Suho tahun ini kayaknya gak bisa, tapi ada kemungkinan dengan member yang lain.

Kemarin sih sempat ada omongan antar label sih dan ini aku belum omongin kemana-mana dan ini spesial untuk yang nonton. Jadi kita gak pernah tahu beneran kejadian apa gak, tetapi yang pasti sudah ada hubungan, sudah ada komunikasi ke labelnya mereka.

Tadi kan Kak Rian sempet nyebutin Day6. Lagunya Day6 favoritnya kak Rian apa sih? Dan kenapa suka lagu itu?

You’re Beautiful sama yang Zombie bagus sih yang baru. Kenapa suka? Kalau lirik sih karena mereka banyak ya lirik-lirik yang dalem, yang menyayat hati, kalau kata orang sih Day6 ini lagu-lagunya ambyar kalo kata anak sekarang. D’Masiv kan lagu-lagunya juga ambyar, lirik dan lagunya sih juga lebih cowok banget.

Semenjak Rian ngover lagu-lagunya EXO-L banyak dapat follower terus yang pastinya dari ABG-ABG remaja K-Popers. Caranya kakak biar keep up sama mereka?

Jadi jujur sebenarnya aku tuh awalnya gak terlalu aktif di Twitter. Jadi aku sebenarnya lebih banyak aktif di Instagram. Ternyata Twitter itu menyenangkan banget, orangnya lebih natural aja. Yang julid ada, tapi gak seganas di Instagram. Iya lebih jadi diri sendiri sih kalau di Twitter. Jujur aku emang agak gaptek, dan aku baru tau cara reply comment gara-gara temen-temen yang follow ini.

Walaupun kita tidak pernah bertemu secara langsung, tapi berasa kayak temen. Dan aku tuh sama followers sama D’Masiv kayak temen gitu, mereka bisa gampang ketemu kapanpun sama Rian. Aku sangat welcome, dan kita di D’Masiv selalu menyempatkan diri bertemu dengan Massivers, fans. Jadi kalau kita manggung di mana-mana mau manggung di kota apa, kan pasti ada yang nunggu di lobby hotel pasti ada. Jadi kita selalu menyempatkan diri. Jadi kalau mau tahu sifat kita gak beda sama aslinya. Ya memang begitu aja. Kalau di Twitter aku memang banyak bikin jokes-jokes aja, bikin sesuatu yang garing banget sih sebenarnya.

Tahu gak ada orang Indonesia yang jadi member Idol Group di Korea, Si Dita Karang yang udah jadi member di Secret Number. Menurut kakak gimana sih? Dan ada dukungan gak untuk Dita?

Iya aku sempet lihat beritanya. Apa namnya? Secret, Secret Number ya. Apapun itu dari Indonesia yang berprestasi harus support, jangan dibikin drop. Kita harus bangga termasuk Dita ini yang menjadi salah satu member Secret Number. Jadi harus bangga lah dan support.

Pertanyaan terakhir nih kak. Kalau dengerin lagu K-Pop itu baca artinya gak sih?

Biasanya aku suka cari yang translate ke bahasa Inggris lebih mudah untuk cari tahu artinya. Karena jujur aku masih buta banget sama Bahasa Korea. Aku cuma bisa annyeonghaseyo dan kamsahamnida dua itu. Tahunya itu.

Pasti cari artinya biar tahu lagu ini tentang apa sih. Lagu-lagu Korea sih liriknya dalem-dalem, apalagi ostnya film. Aku pernah denger ost film yang dinyanyiin Baekhyun ya? Itu bagus banget. Suaranya bagus banget. Kalau Suho gak bisa, sama Baekhyun tuh aku mau [Collabs] dan mereka memang bisa nyanyi dan itu menurut aku kelebihannya EXO. Dan nyanyinya bener-bener bagus.

You may also like

More in K-Pop

Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *